Penentuan Rute Fasilitas Pelayanan Kesehatan Terdekat dengan Algoritma Bellman Ford

Authors

  • Yoel Pratama Universitas Nusa Cendana
  • Esmeralda Lemos Universitas Nusa Cendana
  • Amelia Lodan Univeristas Nusa Cendana
  • Shasabila Andryka Universitas Nusa Cendana
  • Imelda Muda Universitas Nusa Cendana
  • Ferni Rihi Universitas Nusa Cendana
  • Maiwedy Aridata Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Rute Terpendek, Bellman Ford, Graf Berbobot, Penentuan Rute, Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Abstract

ABSTRAK

Akses cepat menuju fasilitas pelayanan kesehatan sangat diperlukan terutama pada kondisi darurat, sehingga dibutuhkan sistem yang mampu menentukan rute tercepat secara akurat. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Bellman-Ford pada sistem pemetaan interaktif untuk menentukan rute terpendek menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Jaringan jalan dimodelkan sebagai graf berbobot yang diekstraksi dari data peta, di mana bobot setiap ruas jalan tidak hanya mempertimbangkan jarak geometris tetapi juga kondisi lapangan melalui pemberian penalti, seperti kemacetan dan adanya lampu merah. Algoritma Bellman-Ford digunakan untuk menghitung jarak minimum dari lokasi pengguna menuju fasilitas kesehatan dengan melakukan proses relaksasi secara berulang pada seluruh sisi graf. Hasil perhitungan divisualisasikan menggunakan Leaflet sehingga pengguna dapat melihat rute optimal secara langsung. Sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi rute yang lebih realistis dan optimal berdasarkan kondisi lalu lintas yang disimulasikan, serta dinilai efektif untuk wilayah dengan jumlah simpul graf yang tidak terlalu besar.

ABSTRACT

Fast access to healthcare facilities is crucial, especially in emergency situations that require immediate medical attention. This research implements the Bellman-Ford algorithm in an interactive mapping system to determine the shortest route to the nearest healthcare facility. The road network is modeled as a weighted graph obtained from digital map data, where the weight on each road segment considers not only geometric distance but also real-world conditions through penalty adjustments, such as traffic congestion and the presence of traffic lights. The Bellman-Ford algorithm computes the minimum path from the user’s location to healthcare facilities by repeatedly relaxing all graph edges until the optimal solution is achieved. The generated path is visualized using Leaflet, allowing users to observe optimal routes directly on the map interface. The results show that the system can provide more realistic and optimal route recommendations based on simulated traffic conditions and is effective for areas with relatively small to medium-sized graphs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. Setiawan, R. G. Santosa, and J. K. Tampubolon, “Implementasi Algoritma Bellman-Ford untuk Pencarian Jalur Terpendek Menuju Rumah Sakit di Kota Yogya Berbasis Android,” J. Terap. Teknol. Inf., vol. 3, no. 2, pp. 95–104, 2021, doi: 10.21460/jutei.2019.32.184.

[2] I. Djafar and A. Dijkstra, “Single-Source Shortest Path Pada Graf Berbobot Menggunakan Algoritma Dijkstra Dan Bellman-,” SISITI Semin. Ilm. Sist. Inf. dan Teknol. …, 2017.

[3] Dhea Ayu Devi Mayang Sari, Granita, and Dinda Handayani, “Penerapan Algoritma Dijkstra dan Algoritma Bellman-Ford untuk Menentukan Rute Terpendek,” JMT J. Mat. dan Terap., vol. 6, no. 1, pp. 35–41, 2024, doi: 10.21009/jmt.6.1.5.

[4] R. E. Putri Harahap and I. Husein, “Bellman-ford and greedy algorithms to optimize the shortest route of PT. TIKI Jalur NugrahaEkakurir (JNE),” Desimal J. Mat., vol. 7, no. 2, pp. 453–462, Aug. 2024, doi: 10.24042/djm.v7i2.23792.

[5] P. Kebakaran, “JTIM : JurnalTeknologiInformasi dan Multimedia ImplementasiAlgoritma Dijkstra dan Bellman-Ford untuk Op-,” vol. 7, no. 2, pp. 398–407, 2025.

[6] A. B. A. A. B. R and A. S. A. Ahmed, “Designing and Implementing Shortest and Fastest Paths; A Comparison of Bellman-Ford algorithm, A*, and Dijkstra’s algorithms,” Int. J. Comput. Trends Technol., vol. 69, no. 5, pp. 6–12, 2021, doi: 10.14445/22312803/ijctt-v69i5p102.

[7] R. Munir, Studi dan Implementasi Persoalan Lintasan Terpendek Suatu Graf dengan Algoritma Dijkstra dan Algoritma Bellman-Ford, Institut Teknologi Bandung, 2006.

[8] A. A. Faqih, A. F. Arifianto, and A. Y. Wijaya, “Optimasi Jalur Tercepat dengan Menggunakan Modifikasi Algoritma Bellman-Ford (Studi Kasus Lintasan antar Kecamatan Kota Malang),” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 5, no. 3, pp. 321–328, 2018.

[9] R. Setiawan, R. G. Santosa, and J. K. Tampubolon, “Implementasi Algoritma Bellman-Ford untuk Pencarian Jalur Terpendek Menuju Rumah Sakit di Kota Yogya Berbasis Android,” Program Studi Informatika, Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta, 2019.

[10] Cormen, T. H. (2009). Introduction to Algorithms (Vol. III). Cambridge: The MIT Press.

Published

2025-09-25

How to Cite

Pratama, Y., Lemos, E., Lodan, A., Andryka, S., Muda, I., Rihi, F., & Aridata, M. (2025). Penentuan Rute Fasilitas Pelayanan Kesehatan Terdekat dengan Algoritma Bellman Ford. Jurnal Pengembangan Dan Adopsi Teknologi Informasi, 2(2), 20–30. Retrieved from https://jurnal.jalaberkat.com/index.php/jpati/article/view/104

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.